PendahuluanKitab Safinatun Najah Karangan Syaikh Salim bin Abdullah bin Sa'ad bin Sumair al-Hadhromi Madzhab Syafi'i . Shalat subuh hukumnya wajib, yakni suatu ketentuan dari agama yang harus dikerjakan, jika tidak berdosalah ia. secara ringkasnya dijelaskan dalam kitab Kitab Ri'ayah al-himmah jilid 1 bab fikih. Tanbihun
Penelitianini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bimbingan keagamaan melalui kajian kitab Safinatun Najah di Majelis Taklim Al-Hikmah Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, (2) Motivasi ibadah shalat fardlu di Majelis Taklim Al-Hikmah Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Mengutipbuku Safinatun Najah: Panduan Sederhana Untuk Beribadah oleh Salim bin Abdullah bin Sumair al Hadlrami, pada bagian pertama kitab Safinatun Najah, dijelaskan mengenai dasar aqidah Islam yang meliputi rukun iman, rukun Islam, dan syahadat. Terdapat pula tambahan informasi mengenai ciri-ciri orang yang telah dewasa.
Berimankepada takdir baik dan takdir buruk, yang keduanya dating dari Alloh. [Pasal] Arti dari kalimat "Laa Ilaaha Illalloh" adalah bahwa secara nyata, tak ada yang berhak untuk disembah kecuali Alloh. Kajian Kitab : "Safinatun Najah Fi ma Yajibu `alal Abdi Ii Maulah". Karya : Syaikh Salim bin Sumair Al-Hadhromi.
TerjemahSafinatun Najah. Select Menu. Home; Home ยป Bab Wudhu ยป Safinah Bab Wudhu. Safinah Bab Wudhu Kali ini Saya akan membahas dan menjelaskan kitab safinah bab wudhu atau fasal tentang fardhu wudhu. Silahkan buka kitabnya halaman 18 - 19. pemaknaanya diambil secara rasional saja, karena sholat itu adalah munajat kepada Allah Ta'ala
Fasal] Syarat-syarat sholat ada 8 yaitu : 1. Suci dari 2 hadats 2. Suci dari najis, baik di dalam pakaian, badan, dan tempat 3. Menutup aurat 4. Menghadap qiblat 5. Masuknya waktu sholat 6. Mengetahui kefardluan sholat 7. Tidak meyakini bahwa sebuah fardlu (rukun) dari fardlu-fardlunya sholat adalah sunnah 8.
Diantarapenerbit yang mencetaknya adalah percetakan Mushthofa Al-Baby Al-Halaby. Dar Al-Minhaj mencetaknya dalam 78 halaman dengan mencantumkan bab salat dan bab haji. Artinya cetakan Dar Al-Minhaj ini melampirkan "ziyadat" (tambahan) yang ditulis oleh Nawawi Al-Jawi dan Muhammad Ba'athiyyah. Salim Al-Hadhromi wafat di Betawi tahun 1271 H.
BerdasarkanKitab Safinatun Najah, ketika shalat ada 6 (enam) tempat saktah (berhenti sejenak sebagai jeda dari satu perbuatan ke perbuatan yang lain) yang disunnahkan, sebagai berikut. Enam (6) Waktu Saktah/Diam Sejenak dalam Shalat: 1. Saktah (berhenti/diam sejenak) antara takbiratul ihram dan do'a iftitah (ketika usai takbiratul Ihram dan
afHr8KO. ๏ปฟRamadhan adalah bulan yang didambakan kaum Muslimin seantero jagat, disambut dengan meningkatkan amal ibadah secara powerfull. Shaum Ramadhan adalah ibadah yang sangat penting, bahkan menjadi salah satu rukun Islam. Sebagai ibadah tertua di muka bumi dan terus berlaku sepanjang zaman, shaum Ramadhan mutlak diperlukan, karena umat manusia butuh derajat ketakwaan di hadapan Allah sesuai nas ayat โlaโallakum tattaqunโ agar kamu sekalian bertakwa. Identitas ketakwaan adalah modal berharga bagi manusia untuk menetralisir dosa, menuju ampunan Ilahi, meraih karunia yang besar dan menggapai surga eksekutif Ar-Rayyan. โHai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahan dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besarโ Qs Al-Anfal 29. โSesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai, di tempat yang disenangi di sisi Rabb Yang Maha Berkuasaโ Qs Al-Qamar 54-55. "Sesungguhnya di surga itu ada sebuah pintu yang dinamakan Royyan, ahli shaum akan memasukinya melalui pintu itu pada hari kiamat, tidak seorang pun selain mereka memasuki melalui pintu itu" HR Al-Bukhari. Ramadhan menjadi sangat spesial, karena Allah mengaruniakan berbagai keistimewaan kepada Ramadhan, antara lain pintu-pintu surga terbuka lebar, pintu neraka ditutup rapat, dan ketika setan-setan dibelenggu tak berdaya, bau mulut yang sedang shaum itu lebih wangi di sisi Allah dibandingkan bau kesturi, dan diampuni dosa-dosa yang telah lewat. Meski keagungan Ramadhan begitu tinggi, namun disayangkan masih banyak kaum muslimin yang meremehkan puasa Ramadhan dan tidak tertarik dengan janji-janji Allah. Fenomena lain yang memprihatinkan, sebagian kaum muslimin sangat antusias menggapai keberkahan Ramadhan dengan berbagai amalan, namun minimnya ilmu membuat amalan itu jauh dari tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah. Karena itu, Yayasan Infaq Dakwah Center IDC sangat mengapresiasi upaya Abu Mujahid yang telah menyusun buku Tutorial Ramadhan ini. Untuk kepentingan dakwah tauhid, Abu Mujahid menginfakkan naskah buku ini untuk dicetak dan dibagikan kepada kaum Muslimin. Mudah-mudahan Allah membalas amal dakwah penulis dengan limpahan pahala yang sebesar-besarnya dan terus mengalir sebagai ilmu yang manfaat ilmun yuntafaโ bih. Tak lupa kami sampaikan jazakumullah khairan kepada para muhsinin donatur yang telah berinfaq untuk penerbitan buku ini. Semoga infaknya membawa berkah, rizki melimpah, mensucikan jiwa, membersihkan harta, menolak bencana, menghapus dosa, dan menjadi shadaqah jariyah yang pehalanya terus mengalir. Semoga kehadiran buku ini bermanfaat bagi semua kalangan umat Islam dalam mengoptimalkan amal ibadah dan dakwah selama bulan Ramadhan. Terkhusus bagi para dai, mubaligh dan jurnalis Muslim, semoga buku ini bisa menjadi referensi dalam artikel, ceramah, kultum, dan mimbar-mimbar ilmiah. Shalawat dan salam tercurah atas Rasulullah dan keluarganya. Walhamdulillahi rabbil alamin.
Terjemah Kitab Matan Safinatun Najah Bahasa Indonesia, Bagian 1, Bab Rukun Islam, Bab Rukun Iman, dan Bab ุจูุณูู
ู ุงููููฐูู ุงูุฑููุญูู
ูฐูู ุงูุฑููุญูููู
ู Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ุงูููุญูู
ูุฏู ูููููฐูู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู
ูููููุ ููุจููู ููุณูุชูุนููููู ุนูููฐู ุฃูู
ููุฑู ุงูุฏููููููุง ููุงูุฏููููููุ ููุตููููู ุงููููฐูู ููุณููููู
ู ุนูููฐู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุฎูุงุชูู
ู ุงููููุจููููููููุ ููุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู
ูุนูููููุ ููููุง ุญููููู ููููุง ูููููุฉู ุฅููููุง ุจูุงููููฐูู ุงููุนูููููู ุงููุนูุธูููู
ู Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam. Hanya kepada Allah, kami memohon pertolongan atas perkara-perkara dunia dan agama. Semoga Allah melimpahkan rahmat ta'dhim dan kesejahteraan kepada Baginda kami, Nabi Muhammad, penutup para nabi, terlimpahkan juga kepada keluarga dan sahabat Beliau, semuanya. Tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah yang Maha Luhur lagi Maha Islam ููุตููู - ุฃูุฑูููุงูู ุงููุฅูุณููุงู
ู ุฎูู
ูุณูุฉู ุดูููุงุฏูุฉู ุฃููู ููุง ุฅูููฐูู ุฅูููุง ุงููููฐูู ููุฃูููู ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุฑูุณููููู ุงููููฐูู ููุฅูููุงู
ู ุงูุตููููุงุฉู ููุฅูููุชูุงุกู ุงูุฒููููุงุฉู ููุตูููู
ู ุฑูู
ูุถูุงูู ููุญูุฌูู ุงููุจูููุชู ู
ููู ุงุณูุชูุทูุงุนู ุฅููููููู ุณูุจูููููุง [Fasal] Rukun-rukun islam ada 5, yaitu 1. Bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah2. Mendirikan sholat3. Mengeluarkan zakat4. Berpuasa di Bulan Ramadhan5. Menunaikan ibada haji bagi orang yang mampu menempuh Iman ููุตููู - ุฃูุฑูููุงูู ุงููุฅูููู
ูุงูู ุณูุชููุฉู ุฃููู ุชูุคูู
ููู ุจูุงููููฐูู ููู
ูููุงุฆูููุชููู ููููุชูุจููู ููุฑูุณููููู ููุจูุงููููููู
ู ุงููุฃูฐุฎูุฑู ููุจูุงููููุฏูุฑู ุฎูููุฑููู ููุดูุฑูููู ู
ููู ุงููููฐูู ุชูุนูุงููฐู [Fasal] Rukun-rukun iman ada 6, yaitu 1. Beriman kepada Allah2. Beriman kepada para malaikat-Nya3. Beriman kepada kitab-kitab-Nya4. Beriman kepada para rasul-Nya5. Beriman kepada hari akhir hari kiamat6. Dan beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk semua dari Allah Yang Maha Kalimat Tauhid ููุตููู - ููู
ูุนูููู ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููููฐูู ููุง ู
ูุนูุจูููุฏู ุจูุญูููู ููู ุงููููุฌูููุฏู ุฅููููุง ุงููููฐูู [Fasal] makna La Ilaha Illallah adalah tiada yang berhak disembah di dalam perkara wujud kecuali Baligh ููุตููู - ุนููุงูู
ูุงุชู ุงููุจูููููุบู ุซููุงูุซู ุชูู
ูุงู
ู ุฎูู
ูุณู ุนูุดูุฑูุฉู ุณูููุฉู ููู ุงูุฐููููุฑู ููุงููุฃูููุซูู ููุงููุฅูุญูุชูููุงู
ู ููู ุงูุฐููููุฑู ููุงููุฃูููุซูู ููุชูุณูุนู ุณููููููู ููุงููุญูููุถู ููู ุงููุฃูููุซูู ููุชูุณูุนู ุณููููููู [Fasal] Tanda-tanda baligh ada 3, yaitu 1. Sempurnanya umur 15 tahun bagi laki-laki dan wanita2. Ihtilam mimpi keluar mani bagi laki-laki dan wanita yang berumur 9 tahun3. Haid bagi wanita yang berumur 9 Istinja' Dengan Batu ููุตููู - ุดูุฑูููุทู ุฅูุฌูุฒูุงุกู ุงููุญูุฌูุฑู ุซูู
ูุงููููุฉู ุฃููู ูููููููู ุจูุซูููุงุซุฉู ุฃูุญูุฌูุงุฑู ููุฃููู ูููููููู ุงููู
ูุญูููู ููุฃููู ููุง ููุฌูููู ุงููููุฌูุณู ููููุง ููููุชููููู ููููุง ููุทูุฑูุฃู ุนููููููู ุฃูฐุฎูุฑู ููููุง ููุฌูุงููุฒู ุตูููุญูุชููู ููุญูุดูููุชููู ููููุง ููุตูููุจููู ู
ูุงุกู ููุฃููู ุชููููููู ุงููุฃูุญูุฌูุงุฑู ุทูุงููุฑูุฉู [Fasal] Syarat-syarat istinja' cebok dengan batu ada 8, yaitu 1. Dilakukan dengan menggunakan 3 batu2. Dapat membersihkan tempat yang terkena najis3. Najisnya yang akan dihilangkan belum kering4. Najisnya tidak berpindah dari tempatnya5. Tidak muncul najis lainnya pada najis itu6. Najis yang keluar tidak sampai melewati shafhah daerah pada 2 mulut anus yang tertutup ketika berdiri dan hasyafah helm pada kemaluan laki-laki yang tertutup saat belum dikhitan7. Air tidak mengenai najis karena air yang terkena benda najis maka airnya akan menjadi najis juga8. Dan batu-batu yang digunakan harus Wudlu ููุตููู - ููุฑูููุถู ุงููููุถูููุกู ุณูุชููุฉู ุงููุฃูููููู ุงูููููููุฉูุ ุงูุซููุงููู ุบูุณููู ุงููููุฌูููุ ุงูุซููุงููุซู ุบูุณููู ุงููููุฏููููู ู
ูุนู ุงููู
ูุฑูููููููููุ ุงูุฑููุงุจุนู ู
ูุณูุญู ุดูููุกู ู
ููู ุงูุฑููุฃูุณูุ ุงููุฎูุงู
ูุณู ุบูุณููู ุงูุฑููุฌููููููู ู
ูุนู ุงููููุนูุจูููููุ ุงูุณููุงุฏูุณู ุงูุชููุฑูุชูููุจู[Fasal] Fardlunya rukun wudlu ada 6, yaitu 1. Niat2. Membasuh wajah3. Membasuh kedua tangan sampai siku-siku4. Mengusap sebagian rambut kepala5. Membasuk kedua kaki sampai mata kaki6. Tertib berurutan.Definisi Niat ููุตููู - ุงูููููููุฉู ููุตูุฏู ุงูุดููููุกู ู
ูููุชูุฑูููุง ุจูููุนููููู ููู
ูุญููููููุง ุงููููููุจู ููุงูุชูููููููุธู ุจูููุง ุณููููุฉู ููููููุชูููุง ุนูููุฏู ุบูุณููู ุฃูููููู ุฌูุฒูุกู ู
ููู ุงููููุฌูููุ ููุงูุชููุฑูุชูููุจู ุฃููู ููุง ููููุฏููู
ู ุนูุถููู ุนูููฐู ุนูุถููู [Fasal] Niat wudlu adalah menyengaja sesuatu yang dibarengkan dengan melakukannya, tempatnya niat ada di dalam hati, mengucapkan lafadz niat adalah sunnah, dan waktu niat adalah ketika membasuh awal bagian dari adalah jika satu bagian rukun tidak mendahului bagian rukun Air ููุตููู - ุงููู
ูุงุกู ูููููููู ููููุซูููุฑูุ ุงูููููููููู ู
ูุง ุฏููููู ุงูููููููุชูููููุ ููุงููููุซูููุฑู ูููููุชูุงูู ููุฃูููุซูุฑูุ ุงูููููููููู ููุชูููุฌููุณู ุจูููููููุนู ุงููููุฌูุงุณูุฉู ูููููู ููุฅููู ููู
ู ููุชูุบููููุฑูุ ููุงููู
ูุงุกู ุงููููุซูููุฑู ููุง ููุชูููุฌููุณู ุฅููููุง ุฅูุฐูุง ุชูุบููููุฑู ุทูุนูู
ููู ุฃููู ูููููููู ุฃููู ุฑูููุญููู [Fasal] Air ada 2 yaitu air yang sedikit dan air yang yang sedikit adalah air yang kurang dari 2 qullah. Dan air yang banyak adalah air 2 qullah atau yang sedikit bisa menjadi najis karena jatuhnya najis ke dalamnya, meskipun ia tidak berubah. Dan air yang banyak tidak menjadi najis kecuali tatkala rasa, warna, dan baunya telah Yang Mewajibkan Mandi Besar ููุตููู - ู
ูููุฌูุจูุงุชู ุงููุบูุณููู ุณูุชููุฉู ุฅูููููุงุฌู ุงููุญูุดูููุฉู ููู ุงููููุฑูุฌู ููุฎูุฑูููุฌู ุงููู
ูููููู ููุงููุญูููุถู ููุงููููููุงุณู ููุงููููููุงุฏูุฉู ููุงููู
ูููุชู [Fasal] Perkara-perkara yang mewajibkan mandi besar ada 6, yaitu 1. Memasukkan hasyafah helm pada kemaluan pria yang dikhitan ke dalam farji wanita2. Keluarnya air mani sperma3. Haid4. Nifas keluarnya darah pada farji wanita setelah melahirkan5. Melahirkan6. Mandi Besar ููุตููู - ููุฑูููุถู ุงููุบูุณููู ุงูุซูููุงูู ุงูููููููุฉู ููุชูุนูู
ูููู
ู ุงููุจูุฏููู ุจูุงููู
ูุงุกู [Fasal] Fardlu rukun mandi besar ada 2, yaitu 1. Niat2. Meratakan badan dengan Wudlu ููุตููู - ุดูุฑูููุทู ุงููููุถูููุกู ุนูุดูุฑูุฉู ุงููุฅูุณูููุงู
ู ููุงูุชููู
ูููููุฒู ููุงููููููุงุกู ุนููู ุงููุญูููุถู ููุงููููููุงุณู ููุนูู
ููุง ููู
ูููุนู ููุตููููู ุงููู
ูุงุกู ุฅูููู ุงููุจูุดูุฑูุฉู ููุฃููู ููุง ูููููููู ุนูููู ุงููุนูุถููู ู
ูุง ููุบููููุฑู ุงููู
ูุงุกู ููุงููุนูููู
ู ุจูููุฑูุถููููุชููู ููุฃููู ููุง ููุนูุชูููุฏู ููุฑูุถูุง ู
ููู ููุฑูููุถููู ุณููููุฉู ููุงููู
ูุงุกู ุงูุทููููููุฑู ููุฏูุฎููููู ุงููููููุชู ููุงููู
ูููุงููุงุฉู ููุฏูุงุฆูู
ู ุงููุญูุฏูุซู [Fasal] Syarat-syarat wudlu ada 10, yaitu 1. Islam2. Tamyiz bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk, yang manfaat dan mana yang bahaya, sekitar umur 7 tahun lebih3. Bersih suci dari haid4. Suci dari nifas5. Dan bersih dari apapun yang dapat mencegah meresapnya air ke kulit6. Tidak ada sesuatu yang dapat merubah air pada anggota tubuh anggota yang wajib kena air wudlu7. Mengetahui kefardluan wudlu8. Tidak meyakini satu fardlu rukun dari fardlu-fardlunya wudlu adalah sunnah9. Masuknya waktu misalnya, wanita haid tidak sah wudlunya karena waktu haid belum berakhir. Artinya wanita itu belum memasuki waktu diperbolehkan bersuci10. Beruntutan karena lamanya seringnya hadats Perkara Yang Membatalkan Wudlu ููุตููู - ููููุงููุถู ุงููููุถูููุกู ุฃูุฑูุจูุนูุฉู ุฃูุดูููุงุกู ุงููุฃูููููู ุงููุฎูุงุฑุฌู ู
ููู ุฃูุญูุฏู ุงูุณููุจููููููููู ู
ููู ููุจููู ุฃููู ุฏูุจูุฑู ุฑูููุญู ุฃููู ุบูููุฑููู ุฅููููุง ุงููู
ููููููุ ุงูุซููุงููู ุฒูููุงูู ุงููุนููููู ุจูููููู
ู ุฃููู ุบูููุฑููู ุฅููููุง ููุงุนูุฏู ู
ูู
ูููููู ู
ูููุนูุฏููู ู
ููู ุงููุฃูุฑูุถูุ ุงูุซููุงููุซู ุฅูููุชูููุงุกู ุจูุดูุฑูุชููู ุฑูุฌููู ููุงู
ูุฑูุฃูุฉู ููุจูููุฑููููู ุฃูุฌูููุจูููููููู ู
ููู ุบูููุฑู ุญูุงุฆูููุ ุงูุฑููุงุจุนู ู
ูุณูู ููุจููู ุงููุขุฏูู
ูููู ุฃููู ุญูููููุฉู ุฏูุจูุฑููู ุจูุจูุทููู ุงูุฑููุงุญูุฉู ุฃููู ุจูุทููููู ุงููุฃูุตูุงุจุนู [Fasal] Hal-hal yang membatalkan wudlu ada 4 perkara, yaitu 1. Sesuatu yang keluar dari 2 jalan, baik jalan qubul kemaluan maupun dubur anus, baik berupa angin maupun lainnya, kecuali air Hilangnya akal karena tidur atau selainnya, kecuali tidurnya orang yang duduk yang masih menempati tempat duduknya di bumi tanah/lantai.3. Bertemunya 2 kulit laki-laki dan wanita, yang sudah dewasa, yang ajnabiy bukan mahram, tanpa adanya Menyentuh qubul kemaluan anak Adam atau mulut dubur dengan telapak tangan bagian dalam atau jar-jari bagian Haram Yang Dilakukan Ketika Tidak Dalam Keadaan Berwudlu ููุตููู - ู
ููู ุงููุชูููุถู ููุถูููุกููู ุญูุฑูู
ู ุนููููููู ุฃูุฑูุจูุนูุฉู ุฃูุดูููุงุกู ุงูุตููููุงุฉู ููุงูุทููููุงูู ููู
ูุณูู ุงููู
ูุตูุญููู ููุญูู
ูููููุ ููููุญูุฑูู
ู ุนูููู ุงููุฌูููุจู ุณูุชููุฉู ุฃูุดูููุงุกู ุงูุตููููุงุฉู ููุงูุทููููุงูู ููู
ูุณูู ุงููู
ูุตูุญููู ููุญูู
ููููู ููุงููููุจูุซู ููู ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ููููุฑูุงุกูุฉู ุงููููุฑูุขููุ ููููุญูุฑูู
ู ุจูุงููุญูููุถู ุนูุดูุฑูุฉู ุฃูุดูููุงุกู ุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุทููููุงูู ููู
ูุณูู ุงููู
ูุตูุญููู ููุญูู
ููููู ููุงููููุจูุซู ููู ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ููููุฑูุงุกูุฉู ุงููููุฑูุขูู ููุงูุตููููู
ู ููุงูุทููููุงูู ููุงููู
ูุฑูููุฑู ููู ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ุฅููู ุฎูุงููุชู ุชูููููููุซููู ููุงููุฅูุณูุชูู
ูุชูุงุนู ุจูู
ูุง ุจููููู ุงูุณููุฑููุฉู ููุงูุฑููููุจูุฉู [Fasal] Orang yang wudlunya batal, maka diharamkan baginya 4 perkara, yaitu 1. Sholat2. Thawaf3. Menyentuh mushaf4. Membawa 6 perkara bagi orang yang junub, yaitu 1. Sholat2. Thawaf3. Menyentuh mushaf4. Membawa mushaf5. Berdiam diri di dalam masjid6. Membaca Al-Qur' diharamkan 10 perkara karena haid, yaitu 1. Sholat2. Thawaf3. Menyentuh mushaf4. Membawa mushaf5. Berdiam diri di dalam masjid6. Membaca Al-Qur'an7. Berpuasa8. Thalaq meminta cerai9. Berjalan di dalam masjid, jika wanita yang haid khawatir mengotori masjid10. Istimna' bersenang-senang yang mengarah pada jimak dengan anggota badan di antara pusar dan Tayammum ููุตููู - ุฃูุณูุจูุงุจู ุงูุชููููู
ููู
ู ุซูููุงุซูุฉู ููููุฏู ุงููู
ูุงุกู ููุงููู
ูุฑูุถู ููุงููุฅูุญูุชูููุงุฌู ุฅููููููู ููุนูุทูุดู ุญูููููุงูู ู
ูุญูุชูุฑูู
ูุ ุบูููุฑู ุงููู
ูุญูุชูุฑูู
ุณูุชููุฉู ุชูุงุฑููู ุงูุตููููุงุฉู ููุงูุฒููุงููู ุงููู
ูุญูุตููู ููุงููู
ูุฑูุชูุฏูู ููุงููููุงููุฑู ุงููุญูุฑูุจูููู ููุงููููููุจู ุงููุนูููููุฑู ููุงููุฎูููุฒูููุฑู [Fasal] Sebab-sebab tayammum ada 3, yaitu 1. Tidak adanya air2. Sakit3. Kebutuhan air karena hausnya binatang yang tidak dimuliakan ada 6, yaitu 1. Orang yang meninggalkan sholat2. Orang yang berzina muhshan3. Orang yang murtad4. Orang kafir harbi5. Anjing liar6. Tayammum ููุตููู - ุดูุฑูููุทู ุงูุชููููู
ููู
ู ุนูุดูุฑูุฉู ุฃููู ูููููููู ุจูุชูุฑูุงุจู ููุฃููู ูููููููู ุงูุชููุฑูุงุจู ุทูุงููุฑูุง ููุฃููู ููุง ูููููููู ู
ูุณูุชูุนูู
ูููุง ููุฃููู ููุง ููุฎูุงููุทููู ุฏููููููู ููููุญููููู ููุฃููู ููููุตูุฏููู ููุฃููู ููู
ูุณูุญู ููุฌููููู ููููุฏููููู ุจูุถูุฑูุจูุชููููู ููุฃููู ููุฒููููู ุงููููุฌูุงุณูุฉู ุฃููููููุง ููุฃููู ููุฌูุชูููุฏู ููู ุงููููุจูููุฉู ููุจููููู ููุฃููู ูููููููู ุงูุชููููู
ููู
ู ุจูุนูุฏู ุฏูุฎููููู ุงููููููุชู ููุฃููู ููุชูููู
ููู
ู ููููููู ููุฑูุถู [Fasal] Syarat-syarat tayammum ada 10, yaitu 1. Tayammum dilakukan dengan menggunakan debu2. Debunya harus suci3. Debunya bukan musta'mal sudah digunakan4. Debunya tidak tercampuri oleh tepung dan semacamnya5. Menyengaja mengusapkan debu 1 Catatan 1 Dalam keterangan Kitab Kasyifatus Saja, maksudnya adalah menyengaja mengusapkan debu pada anggota tayammum, meskipun dengan bantuan orang lain atas izinnya atau dengan menyungkurkan wajah dan kedua tangan secara langsung ke debu. Apabila tanpa disengaja, maka tidak diperbolehkan, misalnya angin menghembuskan debu ke arah wajah dan kedua tangan, meskipun dengan niat Mengusap wajah dan kedua tangannya dengan 2 kali usapan7. Mengilangkan najis terlebih dahulu8. Berijtihad menghadap kiblat sebelum bertayammum9. Bertayammum sesudah masuknya waktu sholat10. Bertayammum untuk setiap sholat fardlu 2Catatan 2 Tayammum hanya dilakukan untuk 1 kali sholat fardlu. Jika ingin melakukan sholat fardlu lainnya, maka harus bertayammum lagi. Tetapi, tayammum boleh dilakukan untuk beberapa kali sholat sunnah dan membaca Al-Qur' Tayammum ููุตููู - ููุฑูููุถู ุงูุชููููู
ููู
ู ุฎูู
ูุณูุฉู ุงููุฃูููููู ูููููู ุงูุชููุฑูุงุจูุ ุงูุซููุงููู ุงูููููููุฉูุ ุงูุซููุงููุซู ู
ูุณูุญู ุงููููุฌูููุ ุงูุฑููุงุจุนู ู
ูุณูุญู ุงููููุฏููููู ุฅูููู ุงููู
ูุฑูููููููููุ ุงููุฎูุงู
ูุณู ุงูุชููุฑูุชูููุจู ุจููููู ุงููู
ูุณูุญูุชููููู [Fasal] Fardlu rukun tayammum ada 5, yaitu 1. Memindahkan debu2. Niat3. Mengusap wajah4. Mengusap kedua tangan sampai kedua siku5. Tertib berurutan antara 2 usapanPerkara Yang Membatalkan Tayammum ููุตููู - ู
ูุจูุทูููุงุชู ุงูุชููููู
ููู
ู ุซููุงูุซูุฉู ู
ูุง ุฃูุจูุทููู ุงููููุถูููุกู ููุงูุฑููุฏููุฉู ููุชููููููู
ู ุงููู
ูุงุกู ุฅููู ุชูููู
ููู
ู ููููููุฏููู [Fasal] Hal-hal yang membatalkan tayammum ada 3, yaitu 1. Apapun yang dapat membatalkan wudlu2. Murtad3. Memiliki prasangka akan adanya air jika ia bertayammum karena tidak adanya air 3.Catatan 3 Misalnya, seseorang tayammum karena tidak ada air, tetapi di dalam hatinya, ia memiliki prediksi atau perkiraan bahwa setelah bertayammum nanti pasti ada air, maka tayammumnya tidak Najis Yang Bisa Suci ููุตููู - ุงูููุฐููู ููุทูููุฑู ู
ููู ุงููููุฌูุงุณูุงุชู ุซููุงูุซูุฉู ุงููุฎูู
ูุฑู ุฅูุฐูุง ุชูุฎููููููุชู ุจูููููุณูููุง ููุฌูููุฏู ุงููู
ูููุชูุฉู ุฅูุฐูุง ุฏูุจูุบู ููู
ูุง ุตูุงุฑู ุญูููููุงููุง [Fasal] Najis-najis yang bsia suci ada 5, yaitu 1. Khamr tatkala ia menjadi cuka dengan sendirinya2. Kulit bangkai tatkala ia disamak 4Catatan 4 Disamak adalah kulit binatang atau bangkainya meskipun termasuk mughaladlah dengan menghilangkan fudlul, baik kotoran, daging, lemak, darah dan sebagainya yang masih menempel pada kulit tersebut3. Apapun yang menjadi hewan 5Catatn 5 Misalnya belatung yang ada pada bangkai meskipun bangkai anjing dan babi, kotoran, dan sebagainya. Belatung tersebut hakekatnya bukan bagian dari bangkai dan sebagainya tersebut, tetapi hanya terlahir di dalam Najis ููุตููู - ุงููููุฌูุงุณูุงุชู ุซูููุงุซู ู
ูุบููููุธูุฉู ููู
ูุฎููููููุฉู ููู
ูุชูููุณููุทูุฉูุ ุงููู
ูุบููููุธูุฉู ููุฌูุงุณูุฉู ุงููููููุจู ููุงููุฎูููุฒูููุฑู ููููุฑูุนู ุฃูุญุฏูููู
ูุงุ ููุงููู
ูุฎููููููุฉู ุจููููู ุงูุตููุจูููู ุงูููุฐููู ููู
ู ููุทูุนูู
ู ุบูููุฑู ุงููููุจููู ููููู
ู ููุจูููุบู ุงููุญูููููููููุ ููุงููู
ูุชูููุณููุทูุฉู ุณูุงุฆูุฑู ุงููููุฌูุงุณูุงุชู [Fasal] Najis ada 3, yaitu najis mughaladhah, najis mukhaffafah, dan najis mutawassithah. Najis mughaladhah adalah najisnya anjing, babi, dan cabang bagian dari keduanya. Najis Mukhaffafah adalah kencing bayi laki-laki yang belum makan apapun kecuali air susu. Dan najis Mutahawassithah adalah semua najis-najis selain kedua najis sebelumnya.Cara Menyucikan Najis ููุตููู - ุงููู
ูุบููููุธูุฉู ุชูุทูููุฑู ุจูุณูุจูุนู ุบูุณูููุงุชู ุจูุนูุฏ ุฅูุฒูุงููุฉู ุนูููููููุง ุฅูุญูุฏูุงููููู ุจูุชูุฑูุงุจูุ ููุงููู
ูุฎููููููุฉู ุชูุทูู
ูุฑู ุจูุฑูุดูู ุงููู
ูุงุกู ุนูููููููุง ู
ูุนู ุงููุบูููุจูุฉู ููุฅูุฒูุงููุฉู ุนูููููููุงุ ููุงููู
ูุชูููุณููุทูุฉู ุชูููููุณูู
ู ุฅูููู ููุณูู
ููููู ุนููููููููุฉู ููุญูููู
ููููุฉูุ ุงููุนููููููููุฉู ุงูููุชููู ููููุง ูููููู ููุฑูููุญู ููุทูุนูู
ู ููููุง ุจูุฏูู ู
ููู ุฅูุฒูุงููุฉู ููููููููุง ููุฑูููุญูููุง ููุทูุนูู
ูููุงุ ููุงููุญูููู
ููููุฉู ุงูููุชููู ููุง ูููููู ููููุง ุฑูููุญู ููููุง ุทูุนูู
ู ููููุง ูููููููููู ุฌูุฑููู ุงููู
ูุงุกู ุนูููููููุง [Fasal] Najis mughaladhah bisa suci dengan 7 kali basuhan air setelah menghilangkan bentuknya, salah satunya dari ketujuh basuhan air adalah dicampur dengan debu. Najis mukhaffafah bisa suci dengan memercikkan air pada najis itu bersamaan dengan mengunggulkan airnya dan menghilangkan bentuk najisnya. Najis Mutawassithah terbagi menjadi 2 bagian, yaitu 1. Najis Ainiyyah2. Najis HukmiyyahNajis Ainiyah adalah najis yang memiliki warna, bau, dan rasa, maka harus menghilangkan warna, bau, dan Hukmiyyah adalah najis yang tidak memiliki warna, bau, dan rasa, maka cukuplah untuk mengalirkan air pada najis Haidh ููุตููู - ุฃูููููู ุงููุญูููุถู ููููู
ู ููููููููุฉู ููุบูุงููุจููู ุณูุชูู ุฃููู ุณูุจูุนู ููุฃูููุซูุฑููู ุฎูู
ูุณูุฉู ุนูุดูุฑู ููููู
ูุง ุจูููููุงููููููุงุ ุฃูููููู ุงูุทููููุฑู ุจููููู ุงููุญูููุถูุชููููู ุฎูู
ูุณูุฉู ุนูุดูุฑู ููููู
ูุง ููุบูุงููุจููู ุฃูุฑูุจูุนูุฉู ููุนูุดูุฑููููู ููููู
ูุง ุฃููู ุซูููุงุซูุฉู ููุนูุดูุฑููููู ููููู
ูุง ููููุง ุญูุฏูู ููุฃูููุซูุฑูููุ ุฃูููููู ุงููููููุงุณู ู
ูุฌููุฉู ููุบูุงููุจููู ุฃูุฑูุจูุนููููู ููููู
ูุง ููุฃูููุซูุฑููู ุณูุชูููููู ููููู
ูุง [Fasal] Paling sedikitnya haid adalah sehari semalam, umumnya 6 dan 7 hari, dan paling banyaknya adalah 15 hari 15 malam. Paling sedikitnya waktu suci antara 2 waktu haid adalah 15 hari, umumnya 24 hari atau 23 hari, dan tiada ada batas untuk waktu paling banyaknya. Paling sedikitnya waktu nifas adalah setetes darah, umumnya 40 hari, dan paling banyak 60 hari. Wallahu a'lam bisshowab,Baca lebih lanjut Terjemah Kitab Matan Safinatun Najah Bahasa Indonesia.
Syarat sah shalat itu apa saja? Di dalam bahasan ini dibahas pula masalah hadats dan rincian aurat. ุดูุฑูููุทู ุงูุตูููุงูุฉู ุซูู
ูุงููููุฉู 1- ุทูููุงุฑูุฉู ุงููุญูุฏูุซููููู. ูู2- ุงูุทููููุงุฑูุฉู ุนููู ุงููููุฌูุงุณูุฉู ูููู ุงูุซููููุจู ููุงููุจูุฏููู ููุงููู
ูููุงูู. ูู3- ุณูุชูุฑู ุงููุนูููุฑูุฉู. ูู4- ุงุณูุชูููุจูุงูู ุงููููุจูููุฉู. ูู5- ุฏูุฎููููู ุงููููููุชู. ูู6- ุงููุนูููู
ู ุจูููุฑูุถููููุชูููุง. ูู7- ุฃููู ูุงู ููุนูุชูููุฏู ููุฑูุถูุงู ู
ููู ููุฑูููุถูููุง ุณููููุฉู. ูู8- ุงุฌูุชูููุงุจู ุงููู
ูุจูุทููุงูุชู. Fasal Syarat shalat ada 8, yaitu [1] suci dari dua hadats besar dan kecil, [2] suci dari najis pada pakaian, badan, dan tempat, [3] menutup aurat, [4] menghadap qiblat, [5] masuk waktu, [6] mengetahui bahwa shalat itu fardhu, [7] tidak meyakini fardhu shalat sebagai sunnah, dan [8] menjauhi pembatal-pembatalnya. Catatan Syarat wujub diwajibkan shalat ada enam 1 Islam*, 2 baligh, 3 berakal, 4 bersih dari haidh dan nifas, 5 telah sampainya dakwah, 6 selamat panca indera.** Lihat Nail Ar-Rajaaโ bi Syarh Safinah An-Najah, hlm. 207. Catatan dari Syaikh Dr. Labib *Orang kafir ketika kafirnya tidaklah dituntut untuk shalat karena shalatnya dianggap tidak sah. Ia tidaklah diperintah untuk mengqadhaโ shalatnya kalau kafirnya adalah kafir asli. Sedangkan orang murtad, ia diperintahkan mengqadhaโ shalatnya ketika kembali masuk Islam. **Shalat bagi orang yang lahir dalam keadaan buta dan tuli tidaklah wajib, ia tidak perlu mengqadha kalau akhirnya bisa melihat atau mendengar. Syarat untuk tiap ibadah Islam Tamyiz Ilmu mengenai wajibnya Tidak meyakini sesuatu yang wajib sebagai sunnah. Syarat yang khusus untuk shalat Suci dari hadats kecil dan hadats besar Suci dari najis pada badan, pakaian, dan tempat Menutup aurat Menghadap kiblat Masuk waktu shalat Pertama Suci dari dua hadats Maksudnya adalah suci dari hadats kecil dan hadats besar dengan air atau debu dengan syaratnya. Shalat dari orang yang tanpa bersuci padahal air atau debu itu ada, lalu dalam keadaan sengaja dan tahu, ia berdosa. Kalau dalam keadaan lupa, ia diberi ganjaran karena niatnya. Adapun yang luput dari air atau debu, ia wajib shalat dalam rangka menghormati waktu dan shalatnya tetap diulang. Shalat dalam keadaan berhadats Siapa yang shalat dalam keadaan lupa atau tidak tahu kalau ia masih dalam keadaan berhadats, maka shalatnya wajib diulangi. Hal ini disepakati oleh para ulama sebagaimana ada ijmak yang dinyatakan oleh Ibnu Abdil Barr, Imam Nawawi, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Rajab. Siapa yang tidak mendapati air, juga tidak mendapati debu karena ada uzur yang teranggap seperti karena ditawan atau sakit, maka ia shalat sesuai kondisinya, dan shalatnya tidak perlu diulang. Inilah pendapat dalam madzhab Hambali, pendapat ulama Malikiyyah, salah satu pendapat Syafiโiyyah, dipilih pula oleh Imam Bukhari, Ibnu Hazm, Imam Nawawi, Ibnu Taimiyyah, Ibnu Utsaimin, dan fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah komisi fatwa KSA. Kedua Bersuci dari najis pada pakaian, badan, dan tempat Maksudnya adalah suci dari najis ghair al-maโfuu anhaa, najis yang tidak termaafkan. As-Sayyid Ahmad bin Umar menjelaskan, โBersuci dari najis maksudnya adalah membersihkan najis yang tidak dimaafkan yang ada pada pakaian orang yang shalat dan semacamnya, termasuk juga yang dibawa, atau menempel dengan sesuatu yang dibawa. Begitu pula yang dimaksud adalah bersuci dari najis yang ada pada badan, termasuk yang ada dalam bagian dalam mata, mulut, dan hidung. Begitu pula tempat yang digunakan untuk shalat harus suci karena bertemu langsung dengan badan dan sesuatu yang dibawa.โ Nail Ar-Rajaaโ bi Syarh Safinah An-Najah, hlm. 207. Rincian pendapat ulama, shalat dalam keadaan bernajis Jika tidak mampu atau ada bahaya sehingga tidak bisa menghilangkan najis, maka shalat dalam keadaan seperti itu, dan shalatnya tidak perlu diulangi. Inilah pendapat ulama Hanafiyyah, salah satu pendapat Hambali, pendapat Ibnu Qudamah, Ibnu Taimiyyah, Ibnu Baz, dan Ibnu Utsaimin. Jika mendapati najis pada badan atau pakaian ketika shalat, maka hendaklah najis tersebut dihilangkan tanpa tersisa, maka shalatnya tetap sah. Seperti ini adalah ijmak sebagaimana dinukil oleh Imam Nawawi dan Ibnu Hajar. Jika seseorang shalat terkena najis dalam keadaan lupa, tidak tahu, maka shalatnya sah dan tidak perlu diulang. Inilah pendapat Imam Ahmad dalam salah satu riwayat, pendapat Imam Syafiโi yang qadim, dipilih oleh Ibnul Mundzir, Imam Nawawi, Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, Ibnu Baz, dan Ibnu Utsaimin. Ketiga Menutup aurat Syarat sah shalat yang ketiga adalah menutup aurat dengan sesuatu yang menyelimutinya dan dapat mencegah untuk mengetahui warna kulitnya dilihat dari jarak pembicaraan biasa bagi orang yang normal pandangannya. Apabila penutup itu menampakkan bentuk tubuhnya seperti celana ketat, masih diperbolehkan untuk shalat tetapi disertai hukum makruh. Sesuatu yang tidak ada jizmnya konkritnya tidak bisa dijadikan penutup aurat seperti gelap malam, bekas pacar, atau pewarna yang tidak wujud konkrit menutup. Apabila seseorang tidak mendapati sesuatu yang menutupi seluruh auratnya, maka dahulukan menutup qubul dan dubur, kemudian menutupi qubul kemaluan. Bila tidak mendapati apa pun, maka diperbolehkan mengerjakan shalat dalam keadaan telanjang dan tidak perlu diqadhaโ shalatnya. Catatan dari Al-Muโtamad fii Al-Fiqh Asy-Syafiโi mengenai syarat menutup aurat Menutup aurat ini termasuk syarat sah shalat, baik bagi laki-laki maupun perempuan, baik shalat di hadapan orang lain maupun shalat sendirian, berlaku dalam shalat wajib maupun shalat sunnah, shalat jenazah maupun thawaf, termasuk pula ketika melakukan sujud tilawah dan sujud syukur. Jika aurat orang yang shalat itu terbuka, tidak sah shalatnya baik terbuka banyak maupun sedikit, atau itu sebagian saja. Walaupun ia shalat dalam keadaan tertutup dari pandangan orang, kemudian setelah selesai shalat, ada bagian yang terbuka auratnya, wajib shalatnya diulang, terserah ia mengetahuinya sebelum shalat lalu ia lupa, ataukah ia tidak mengetahuinya sama sekali. Jika aurat terbuka karena angin, lalu ditutup seketika itu juga, shalatnya tidak batal. Namun, jika tidak segera ditutup, shalatnya batal karena kelalaian. Jika tidak mampu menutup aurat, wajib shalat dalam keadaan telanjang, kemudian ia lakukan rukuk dan sujudnya, dan tanpa mengulangi shalatnya menurut pendapat al-ashah yang paling kuat. Namun, jika pakaian untuk menutup aurat mampu dibeli atau disewa, maka wajib dibeli atau disewa. Atau kalau ada pakaian orang lain, bisa meminta izin meminjamnya. Hikmah menutup aurat dalam shalat adalah karena seseorang yang shalat sedang menghadap Allah, maka harusnya dalam keadaan yang sempurna dan terbaik. Di luar shalat juga wajib menutup aurat kecuali dalam keadaan sendirian karena ada hajat seperti mandi. Jika seorang muslim atau muslimah dalam keadaan butuh atau darurat diminta untuk menyingkap aurat, misal untuk kebutuhan berobat atau khitan, maka boleh seperti itu. Kondisinya ketika itu dalam keadaan hajat dan darurat. Namun, yang dibuka hanyalah yang butuh dilihat. Keempat Menghadap kiblat Syarat sah shalat yang keempat adalah menghadap ainul Kabah persis ke Kabah dengan dadanya. Apabila seseorang shalat di dalam Kabah, maka wajib menghadap ke bangunan Kabah setinggi 2/3 hasta sekitar 30 cm atau lebih, seperti menghadap ke pintunya yang tertutup atau ambang pintu. Beberapa masalah yang tidak disyaratkan menghadap kiblat Shalat sunnah dalam perjalanan safar yang diperbolehkan syariat menuju suatu tempat, yang batasannya hingga tidak terdengar panggilan Jumat atau lebih dari batasan itu, jika terpenuhi syarat qashar shalat di antaranya menempuh jarak 83 km. Shalat dalam keadaan syiddah al-khauf sangat genting, sangat takut. Shalat yang disamakan dengan keadaan khauf, seperti shalat yang tidak mampu menghadap kiblat karena sakit dan tidak ada seseorang yang menghadapkannya ke kiblat, atau shalat orang yang sedang terombang-ambing di lautan, atau orang yang sedang terikat di sebuah kayu, misalnya, atau tersalib, ia shalat sesuai kemampuannya, shalatnya nanti diulangi. Adapun shalat syiddah al-khauf dan shalat sunnah saat safar tidak perlu diulangi. Kelima Masuk waktu shalat Masuk waktu shalat bisa diketahui secara yakin atau sangkaan dengan ijtihad. Keenam Mengetahui shalat itu fardhu Orang yang shalat mesti meyakini bahwa shalat itu wajib. Jika ia ragu-ragu akan wajibnya, shalat tidaklah sah. Ketujuh Tidak meyakini fardhu shalat sebagai sunnah Bentuknya Meyakini rukun tertentu dalam shalat sebagai perkara sunnah, shalatnya tidak sah. Meyakini seluruh rukun shalat sebagai perkara sunnah, shalatnya tidak sah pula. Misal yang tidak sah Meyakini membaca surah Al-Fatihah dan rukuk sebagai sunnah shalat. Kedelapan Menjauhi pembatal-pembatalnya Insya Allah akan datang penjelasannya. [Pembagian Hadats] ุงูุฃูุญูุฏูุงุซู ุงุซูููุงูู ุฃูุตูุบูุฑูุ ููุฃูููุจูุฑู. ููุงูุฃูุตูุบูุฑู ู
ูุง ุฃููุฌูุจู ุงููููุถูููุกู. ููุงูุฃููุจูุฑู ู
ูุง ุฃูููุฌูุจู ุงููุบูุณููู. Hadats itu ada dua, yaitu ashghor kecil dan akbar besar. Ashghor adalah hadats yang mewajibkan wudhu dan akbar adalah yang mewajibkan mandi. Catatan Ahdats adalah bentuk jamak dari hadats. Secara bahasa, hadats berarti sesuatu yang terjadi. Secara istilah syariat, hadats memiliki tiga makna Sebab yang menghentikan thaharah bersuci Suatu perkara maknawi yang terdapat di anggota tubuh dan mencegah sahnya shalat, di mana tidak ada suatu keadaan yang membolehkannya. Suatu pencegah yang terjadi karena adanya beberapa sebab. Yang dimaksud dalam pembahasan kali ini adalah yang pertama. Sebab yang menghentikan thaharah ada dua macam Hadats kecil Hadats besar Hadats kecil adalah hadats yang mewajibkan wudhu karenanya seperti hilang akal, keluarnya sesuatu selain mani dari dua jalan yaitu qubul dan dubur. Hadats besar adalah hadats yang mewajibkan mandi karenanya seperti haidh dan junub. [Pembagian Aurat] ุงููุนูููุฑูุงุชู ุฃูุฑูุจูุนู 1- ุนูููุฑูุฉู ุงูุฑููุฌููู ู
ูุทูููููุงู. ููุงูุฃูู
ูุฉู ูููู ุงูุตูููุงูุฉู ู
ูุง ุจููููู ุงูุณููุฑูุฉู ูุงูุฑููููุจูุฉู. ูู2- ุนูููุฑูุฉู ุงููุญูุฑููุฉู ูููู ุงูุตูููุงูุฉู ุฌูู
ูููุนู ุจูุฏูููููุง ู
ูุง ุณูููู ุงููููุฌููู ููุงููููููููููู. ูู3- ุนูููุฑูุฉู ุงููุญูุฑููุฉู ููุงูุฃูู
ูุฉู ุนูููุฏู ุงูุฃูุฌูุงููุจู ุฌูู
ูููุนู ุงููุจูุฏููู. ูู4- ุนูููุฏู ู
ูุญูุงุฑูู
ููู
ูุง ููุงููููุณูุงุกู ู
ูุง ุจููููู ุงูุณููุฑููุฉู ููุงูุฑููููุจูุฉู. Aurat itu ada 4, yaitu [1] aurat lelaki mutlak dan budak wanita di dalam shalat yakni antara pusar dan lutut, [2] aurat wanita merdeka bukan budak di dalam shalat adalah seluruh badannya selain wajah dan telapak tangan, [3] aurat wanita merdeka dan budak wanita terhadap lelaki asing adalah seluruh badannya, dan [4] sementara aurat keduanya terhadap mahrom dan wanita lain adalah antara pusar dan lutut. Catatan Aurat secara bahasa berarti an-naqshu, sesuatu yang kurang. Aurat adalah sesuatu yang wajib ditutupi. Hal ini dijelaskan oleh para ahli fiqih dan dijelaskan dalam syarat shalat. Ulama lainnya mengatakan, aurat adalah sesuatu yang diharamkan untuk dilihat. Pengertian kedua ini akan ditemukan dalam bahasan nikah. Macam aurat dipandang dari batasannya bagi setiap orang dan setiap keadaan terbagi menjadi empat 1 Aurat laki-laki secara mutlak, di dalam shalat dan di luar shalat dan budak wanita di dalam shalat Antara pusar dan lutut. Baiknya pusar dan lutut ditutup karena ู
ูุง ูุงู ููุชูู
ูู ุงูููุงุฌูุจู ุฅููุงูู ุจููู ูููููู ููุงุฌูุจู Sesuatu yang tidaklah sempurna yang wajib kecuali dengannya, maka ia menjadi wajib. Maka menutup bagian dari pusar dan bagian dari lutut itu wajib. 2 Aurat wanita di dalam shalat Seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Termasuk bagian dalam telapak kaki wajib ditutup. Tangan yang boleh dibuka adalah punggung dan bagian dalam telapak tangan hingga pergelangan tangan. Pergelangan tangan wajib ditutup. Baca juga Apakah Bawah Dagu Wanita Harus Ditutup Saat Shalat? 3 Aurat wanita dengan laki-laki ajanib bukan mahram Seluruh tubuh sampai pun wajah dan kedua telapak tangan. menurut penulis Safinah An-Naja Ajanib adalah yang tidak memiliki hubungan mahram karena nasab, persusuan, atau pernikahan. Mengenai aurat wanita di luar shalat diterangkan dalam dua ayat berikut ini. Ayat pertama, ููุง ุฃููููููุง ุงููููุจูููู ูููู ููุฃูุฒูููุงุฌููู ููุจูููุงุชููู ููููุณูุงุกู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ููุฏูููููู ุนูููููููููู ู
ููู ุฌูููุงุจููุจูููููู ุฐููููู ุฃูุฏูููู ุฃููู ููุนูุฑููููู ููููุง ููุคูุฐููููู ููููุงูู ุงูููููู ุบููููุฑูุง ุฑูุญููู
ูุง โHai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin โHendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh merekaโ. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ QS. Al-Ahzab 59 Ayat kedua, ูููููู ููููู
ูุคูู
ูููุงุชู ููุบูุถูุถููู ู
ููู ุฃูุจูุตูุงุฑูููููู ููููุญูููุธููู ููุฑููุฌูููููู ููููุง ููุจูุฏูููู ุฒููููุชูููููู ุฅููููุง ู
ูุง ุธูููุฑู ู
ูููููุง โKatakanlah kepada wanita yang beriman, โHendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak dari padanya.โ QS. An-Nuur 31 Keterangan mengenai surah An-Nuur ayat 31, silakan perhatikan perkataan ulama Syafiiyyah berikut ini. Imam Ibrahim bin Ahmad Al-Baajuuri rahimahullah mengatakan, โPara ulama sepakat bahwa dilarang wanita membuka wajahnya. Memandang wanita dapat membangkitkan syahwat dan menimbulkan godaan. โฆ Yang baik dalam syariat ini adalah menutup jalan agar tidak terjerumus dalam keharaman. Sebagaimana berdua-duaan dengan yang bukan mahram juga dilarang karena menutup jalan agar tidak terjerumus dalam yang haram yang lebih parah. Namun, ulama Syafiiyah lainnya berpandangan bahwa membuka wajah tidaklah haram. Karena hal itu masih masuk dalam ayat โdan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak dari padanyaโ. Yang dimaksudkan yang boleh ditampakkan adalah wajah dan telapak tangan, menurut ulama yang lain. Adapun yang menjadi pendapat resmi madzhab pendapat muโtamad adalah pendapat yang mengatakan bahwa wajah itu ditutup, terkhusus lagi zaman ini dengan banyakan wanita yang keluar di berbagai jalan dan pasar. Namun, taklid pada pendapat kedua yang membolehkan membuka wajah tak masalah.โ Hasyiyah Al-Baajuuri, 3332-333 Baca juga Ajaklah Keluarga untuk Memakai Jilbab 4 Aurat wanita di hadapan wanita muslimah dan mahram antara pusar dan lutut. Catatan Aurat wanita muslimah di hadapan wanita kafir adalah yang tidak tampak saat bersih-bersih di dalam rumah. Referensi Al-Muโtamad fii Al-Fiqh Asy-Syafii. Cetakan kelima, Tahun 1436 H. Prof. Dr. Muhammad Az-Zuhaily. Penerbit Darul Qalam. Nail Ar-Rajaโ bi Syarh Safinah An-Naja. Cetakan pertama, Tahun 1439 H. Al-Allamah Al-Faqih As-Sayyid Ahmad bin Umar Asy-Syatiri. Penerbit Dar Al-Minhaj. Hasyiyah Al-Baajuuri ala Syarh Al-Allamah Ibn Qasim Al-Ghazzi ala Matn Abi Syujaโ. Cetakan kedua, Tahun 1441 H. Syaikh Ibrahim bin Muhammad bin Ahmad Al-Baajuuri. Penerbit Dar Al-Minhaj. Tahqiq Ar-Raghabaat bi At-Taqaasim wa At-Tasyjiraat li Thalabah Al-Fiqh Asy-Syafiโi. Syaikh Dr. Labib Najib Abdullah Ghalib. Baca Juga Safinatun Naja Syarat dan Pembatal Wudhu Syarat Sah Shalat Jumโat โ Catatan 15-10-2021 Oleh Muhammad Abduh Tuasikal