Hargasuatu barang setelah mendapat diskon 20% adalah Rp60.000,00. Harga barang tersebut sebelum mendapat diskon adalah . answer choices . Rp75.000,00. Rp72.000,00 Sepeda dengan harga 10 juta, setelah mendapat diskon 34%, akan dapat dibeli dengan harga .. answer choices . 6.4 juta. 6.6 juta. 3.4 juta. 10 juta. Tags: Hargasuatu barang setelah mendapat diskon 20% adalah 60000 harga barang sebelum diskon adalah 2 Lihat jawaban Iklan Iklan cupid85 cupid85 Misal harga awal = 100% harga setelah diskon = 100% - 20% = 80% jadi harga sebelum diskon = 100% / 80% × 60.000 = 5/4 × 60.000 = 75.000 Sebuahbaju dijual dengan harga Rp150.000. Kemudian diberi diskon sebesar 20%. Berapakah harga pembayaran yang harus dibayarkan setelah mendapat diskon? Pembahasan: Kita langsung menghitungnya dengan rumus kedua Harga Pembayaran = [100% - Persen Diskon (%)] x Harga Barang Harga Pembayaran = (100% - 20%) x Rp150.000 Harga Pembayaran = 80% x Hargasuatu barang setelah mendapat diskon 20% adalah Rp 60.000. Harga barang tersebut sebelum diskon adalah . Rabat (Diskon), Bruto, Tara, dan Neto; ARITMETIKA SOSIAL (APLIKASI ALJABAR) ALJABAR; Matematika; Share. Cek video lainnya. Sukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk! Langkahpertama, tentukan dulu nilai diskon dalam bentuk nominal harga. D = %D x A D = 30% x 250.000 D = 75.000 Lalu, gunakan rumus selanjutnya. Harga Akhir (X) = harga awal (A) - D X = 250.000 - 75.000 X = 175.000 Jadi, orang tersebut hanya perlu membayar Rp 175.000 untuk membeli mobil mainan anak setelah mendapat diskon 30% dari toko. 2. Caramenghitung diskonnya adalah: Harga awal x persentase diskon Rp 100.000 x 25% Rp 100.000 x 25/100 = Rp 25.000 Jadi, Anda memperoleh potongan sebesar Rp 25.000 untuk barang yang ingin dibeli. Rp 100.000 - Rp 25.000 = Rp 75.000 HargaDiskon = Harga Awal - Besarnya Diskon Harga diskon = Rp 200.000,00 - Rp 25.000,00 Harga diskon = Rp 175.000,00 Jadi harga tas tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 175.000,00 Cara Menghitung Harga Awal (Harga Sebelum Mendapat Diskon) Untuk menghitung harga awal bisa menggunakan rumus Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon Pembeliandan Penjualan Tunai Disertai Pontongan Harga. Ibu Susi Menjual Barang Dangan kepada Nona Putri Seharga IDR 100.000 dengan discon 20%.. Keterangan : Nona Putri Pembeli Disertai Discon - membeli barang dagang (bunga hias) maka dilakukan pencatatan pada Kode Akun 500 dengan Perkiraan sebagai Pembelian diposisikan pada Debet sebesar IDR. 100.000.Nona Putri mendapatkan discon 20% 5F4q4. – Dalam keseharian, kita tentu sudah mengenal yang namanya harga diskon. Setiap hari, pasti ada saja barang yang didiskon. Apalagi di pusat perbelanjaan. Namun sebenarnya, tahukah kamu apa maksudnya? Tak dipungkiri, hampir semua barang kebutuhan kini memiliki diskon. Apalagi di hari-hari peringatan tertentu. Diskon besar-besaran seringkali diadakan di tempat-tempat perbelanjaan. Dan yang pasti selalu ramai didatangi banyak orang. Namun walau begitu, masih ada banyak yang belum paham tentang diskon. Mengenai bagaimana mengetahui besar diskon. Juga cara menghitung harga diskonnya. Pengertian Harga Diskon Jenis-Jenis Harga Diskon 1. Diskon Kuantitas 2. Diskon Perdagangan 3. Potongan Harga Tunai 4. Diskon Musiman Cara Menghitung Harga Diskon 1. Contoh diskon 1 2. Contoh diskon 2 3. Contoh diskon 3 Pengertian Harga Diskon Bukan lagi rahasia jika kebanyakan orang menyukai diskon. Terutama para kaum hawa yang hobi berbelanja. Tak heran jika cukup banyak orang gemar berburu barang diskon. Selain menghemat, itu juga cukup menguntungkan. Kata diskon sendiri pada KBBI memiliki makna potongan harga. Sementara pengertian harga diskon adalah harga yang sudah mendapat potongan harga. Diskon juga berarti pengurangan harga tercatat. Yang ditawarkan penjual pada pembeli saat berbelanja. Diskon merupakan salah satu strategi pemasaran. Di mana produk dijual dengan harga promo kurang dari biasanya. Tujuannya untuk meningkatkan penjualan dan laju pelanggan. Juga mengurangi dan menghabiskan persediaan stok. Strategi pemasaran ini banyak dijumpai di Indonesia. Bahkan terbukti mampu menarik minat banyak masyarakat. Baik dalam transaksi online maupun offline. Dengan dapat memberikan keuntungan pada dua pihak, penjual dan pembeli. Jenis-Jenis Harga Diskon Diskon sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis. Biasanya ada diskon yang memang dikhususkan untuk pelanggan tertentu. Ada juga yang diberikan untuk semua pembeli. Namun secara umum, diskon dibedakan menjadi beberapa jenis berikut 1. Diskon Kuantitas Diskon ini diberikan pada pelanggan yang membeli produk dalam jumlah besar. Di mana jumlah itu sudah melewati target penjualan minimum. Penawaran ini mendorong agar pembelian produk lebih banyak. Sehingga juga memungkinkan jumlah pembeli akan lebih banyak pula. Dengan jenis diskon ini, penjual bisa mengalihfungsikan penyimpanan stok pada pembeli. Juga mengurangi biaya pengiriman atau penjualan. Diskon dimasukkan dalam diskon tunai yang ditunjukkan pada kutipan atau faktur. Contoh diskon kuantitas Beli 5 gratis 1 Promo bundling produk Beli Handphone Gratis Kuota Beli barang dengan nilai minimal Rp1 juta, cashback Rp100 ribu. Harga spesial untuk pembelian minimal 10 barang 2. Diskon Perdagangan Ialah jumlah yang dikurangkan dari daftar harga barang yang dijual. Yang berarti pengurangan harga katalog promo barang yang diperbolehkan. Dengan catatan, jumlah yang dipesan pembeli cukup besar. Jenis diskon ini bertujuan untuk menarik pelanggan agar membeli lebih banyak. Di mana diskon bisa dilakukan secara tunai maupun non tunai. Dan mempunyai variasi sesuai dengan jumlah pesanan. Diskon perdagangan tidak ditampilkan dalam pembukuan akun. Tetapi dihitung sebagai persentase dari harga katalog. Contoh diskon perdagangan Diskon 50% untuk pembelian barang kedua Diskon 20% dengan menggunakan Kartu Kredit BNI. Harga mulai dari Rp10 ribu Diskon pajak 3. Potongan Harga Tunai Jenis harga diskon berikutnya ialah potongan harga tunai. Diskon ini merupakan tunjangan atau konsesi dari penjual pada pembeli. Di mana diskon biasanya akan dinyatakan dalam bentuk persentase. Penawaran ini diberikan untuk mendorong pembeli membayar dengan segera. Sehingga penyelesaian tagihan mereka pun bisa cepat terselesaikan. Selain itu, penjual bisa segera mendapat pembayaran tunai. Atau dilakukan pembayaran dalam waktu singkat. Diskon tunai biasanya ditunjukkan dalam kutipan dan faktur. Di mana diskon ini dikurangkan dari harga total barang. Sehingga pembeli diminta hanya membayar harga bersihnya saja. Contoh diskon potongan harga seperti Diskon hingga 75% Beli 5 cuma Rp100 ribu 4. Diskon Musiman Diskon ini biasanya diberikan pada bulan-bulan tertentu. Terutama saat periode penjualan sedang lambat. Diskon musiman biasa ditawarkan untuk mendorong penjualan berjalan lebih cepat. Dengan penawaran ini, pembeli didorong menyimpan stok barang lebih banyak. Lebih awal dari yang dibutuhkan saat ini sebagai persediaan. Diskon ini biasanya diberikan agar dapat menyimpan stok jauh lebih banyak. Dengan cenderung membuat penjualan merata pada sepanjang tahun. Sehingga memungkinkan operasi berjalan penuh sepanjang tahun. Contoh diskon musiman seperti Promo JSM di Alfamart Promo mingguan yang hanya berlaku di Jumat, Sabtu, dan Minggu Promo dan seterusnya Promo hanya berlaku di tanggal cantik setiap bulannya Cara Menghitung Harga Diskon Ketika terdapat diskon, jumlah potongan harga tidak bisa diketahui langsung. Umumnya hanya akan tertulis dalam bentuk persen. Lalu bagaimana kita tahu besar harga diskon? Kamu bisa menghitungnya dengan cara di bawah ini 1. Contoh diskon 1 Di pusat perbelanjaan kadang kita akan menemukan jenis diskon off. Bisa dilihat dari tulisan semisal 20 persen off atau 50 persen off. Untuk perhitungan diskon ini, besar diskon x harga diskon 100. Sebagai contoh, harga sebuah barang adalah Kemudian diberikan diskon sebesar 20 persen. Jadi harga yang perlu dibayar, perhitungannya x 20 = Besar diskon 100 = Harga akhir = Jadi harga yang harus dibayarkan ialah sebesar 2. Contoh diskon 2 Satu lagi diskon yang sering kita jumpai adalah diskon A%+B%. Untuk diskon ini, besar diskon pertama dan kedua harus dihitung. Sebagai contoh, harga sebuah barang adalah Sementara itu, terdapat diskon 30+20 persen. Maka untuk perhitungannya Diskon pertama 30% x = Diskon kedua 20% x = Total diskon – = Harga akhir – = Jadi harga yang harus dibayar adalah 3. Contoh diskon 3 Dari contoh diatas, kita bisa menghitung harga akhir setelah dikurangi diskon. Lalu bagaimana cara kita tahu harga normalnya? Sebagai contoh, sebuah barang diberikan diskon sebesar 30 persen. Lalu harga akhir yang dibayarkan adalah Maka perhitungannya Harga barang diskon x 100 = x 100 = Harga normal awal = 70 = Angka 100 berasal dari 100 persen. Sedangkan 70 merupakan hasil pengurangan 100-30 karena diskonnya 30 persen. Maka harga normal oleh barang tersebut adalah Jadi bagaimana, bisa kamu menghitung harga diskon sendiri? Diskon memang terbilang menguntungkan, tapi bisa juga merugikan. Untuk itu, pertimbangkan dulu dengan baik untuk menggunakan diskon. Diskon ini akan sangat menguntungkan jika kamu bisa menggunakannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti pembelian minyak goreng, sabun cuci, shampo, gula, beras, dan sebagainya. Namun, diskon akan merugikan jika kamu membeli barang yang hanya keinginan impulsif kamu. Jangan pernah tergiuur dengan diskon besar-besaran seperti Diskon Rp2 Juta, Diskon 75%, dan sebagainya. Sebelum membeli, cek terlebih dulu syarat dan ketentuan dari produk tersebut. Sehingga, kamu tidak menyesal ketika membeli barang tersebut. Seperti periode promo hanya berlaku mulai Januari 2022 hingga Februari 2022 Jangan lupa juga untuk selalu berinvestasi ya! Kamu bisa memulai investasi dengan mudah, kapan dan di mana saja dengan aplikasi Ajaib. Dengan Ajaib, kamu bisa memulai investasi dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Yuk investasi sekarang! Ilustrasi barang diskon. Foto UnsplashCara Menghitung Harga Sebelum DiskonContoh Soal Menghitung Harga Sebelum DiskonIlustrasi barang diskon. Foto UnsplashPembahasanDiketahui Diskon 20%Harga setelah diskon Sebelum Diskon = Harga Setelah Diskon [100% - persentase diskon / 100%]= 100% – 20% / 100%= 80% / 100%= 4 / 5= x 5 / 4= / 4= harga pakaian sebelum diskon adalah diskon 20%Harga setelah diskon Sebelum Diskon = Harga Setelah Diskon [100% – diskon / 100%]= [100% – 20% / 100%]= 80% / 100%= 4/5= × 5/4= jam tersebut sebelum diskon adalah diskon 25%Harga terbayar Sebelum Diskon = Harga Setelah Diskon [100% – diskon / 100%]= [100% – 25% / 100%]= 75% / 100%= 3/4= × 4/3= harga sebenarnya sepatu tersebut adalah Cara Menghitung Diskon 20 Persen, Foto Pixabay/Peggy_Marco Berbelanja adalah hal yang mengasyikkan, terutama jika ada penawaran menarik, berupa diskon atau cashback yang cukup besar. Agar terhindar dari penipuan, kamu perlu tahu cara menghitung diskon 20 persen dan lainnya. Penipuan? Ya, meski diskon terkesan menguntungkan pembeli, tetapi ada saja penjual yang mengecoh pembeli dengan diskon, sehingga malah dapat meraup keuntungan lebih. Cara Menghitung Diskon 20 Persen TunggalDikutip dari buku Pintar Matematika SD, Budi Yuwono, 200546, diskon adalah pengurangan harga yang ditawarkan oleh penjual kepada pembeli saat sedang berbelanja. Penjual dapat menerapkan diskon tunggal maupun diskon contoh untuk perhitungan diskon tunggal, simak 2 cara menghitung diskon 20% dari pakaian yang dibanderol dengan harga di bawah ini Cari 20% dari yakni 20/100 x = > jumlah diskonKurangi harga awal dengan jumlah diskon di atas, yakni – = harga pakaian itu setelah didiskon 20% adalah cara di atas, kamu juga bisa menggunakan cara kedua yang lebih cepat, yakniKurangi persentase diskon dengan 100%, yakni 100%-20%= 80%Cukup kalikan hasilnya dengan harga awal, yakni 80/100 x = harga pakaian itu setelah didiskon 20% adalah Menghitung Diskon Ganda Cara Menghitung Diskon Ganda, Foto Pixabay/kalhh Selain diskon tunggal di atas, beberapa penjual juga menetapkan diskon ganda untuk memikat hati para calon pembeli. Diskon ganda ini kerap ditemui di mall, dengan format penulisan diskon …% + …%. Diskon ganda yang paling sering ditemukan adalah diskon 50% + 20%.Meskipun 50% + 20% menghasilkan 70%, tetapi diskonnya bukan 70%, lho. Jadi, barang itu akan didiskon 50% terlebih dahulu. Kemudian barulah hasilnya didiskon 20%.Sebagai contoh untuk perhitungan diskon ganda, misalnya sebuah sepatu dijual dengan harga lalu didiskon 50% + 20%. Inilah cara menghitung diskonnyaDiskon pertama 50% x = kedua 80% x = gunakan cara kedua yang lebih cepatJadi, harga yang harus dibayar untuk membeli sepatu itu adalah sekarang kamu bisa menerapkan cara-cara di atas agar tidak terkecoh oleh trik para penjual.BRP